Fitur Fake Call pada handphone

Fitur Fake Call pada handphone – Hobilari.Com. Kali ini hobilari ingin menulis tentang satu fitur yang ada di beberapa handphone terkini. Fitur ini sepertinya muncul karena kebutuhan.

Sebagai marketing saya memahami padatnya jadwal sehari hari, harus meeting dengan boss, harus melayani customer yang visit ke kantor, harus pula janjian dengan client di luar kantor, harus melakukan pemasaran, meeting internal, dan termasuk pula kadang harus datang ke acara client, atau sekedar menemani client ngopi sambil membahas bisnis. Itu pernah hobilari alami beberapa tahun lalu.

Fungsi dari fitur fake call ini adalah timer yang dapat diset beberapa saat sebelumnya untuk mengaktifkan nada dering, sehingga seolah olah ada panggilan ke nomor anda, nah dengan adanya panggilan ini anda bisa lebih mudah dan lebih halus untuk meminta ijin keluar ruangan atau misalnya mengakhiri pembicaraan “kurang penting” karena anda perlu segera keluar kantor atau ke tempat janjian yang lebih penting, kira kira seperti itu.

Caranya adalah den gan membuat pengaturan terlebih dahulu, pengaturan berupa tombol shortcut yang dapat anda aktifkan hanya dengan menekannya. Sesaat setelah diaktifkan maka akan segera berdering handphone anda, anda bisa lebih halus meminta ijin untuk mengakhiri pertemuan karena ada client lain sedang menelepon.

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat langsung di video yang telah saya attach. Beberapa handphone saat ini dilengkapi dengan fitur ini, namun bila tak dilengkapi maka anda dapat memasang sendiri aplikasi tambahan untuk android yang banyak dan mudah ditemukan di play store, secara prinsip cara penggunaan adalah sama.

About these ads

Android dengan sinyal GPS terkuat

Android dengan sinyal GPS terkuathobilari. Selama perjalanan mudik banyak waktu dihabiskan dijalan, terlebih bila harus mendapat macet karena kepadatan arus lalu lintas selama mudik.

Seperti biasa sebagai orang yang susah tidur, karena tidur sebentar saja sudah segar, sehingga sering harus tersiksa bila perjalanan jauh saya tidak bisa tidur nyenyak, kecuali kalau di pesawat saya sangat biasa tidur (lebih tepatnya tertidur) bahkan sebelum pesawat lepas landas, dan biasa baru bangun ketika dibangunkan oleh mbak pramugari saat dihidangkan makanan, tentunya karena naik pesawat Garuda maka penumpangnya mendapat hot meal selama perjalanan.

Mudik kali ini juga dilewati dengan kemacetan, dan seperti biasa maka gadget android selalu jadi teman menyelesaikan kegalauan di jalan dan merubahnya menjadi posting di blog, namun kali ini karena perjalanan di area luar kota dengan kualias jalan yang tidak seragam, kadang halus mulus jalan hotmix, kadang pula little bit bumpy road, ya sudah saya fokuskan ke testing android yang baru saja saya pegang ( baca : dapat hibah),

Beberapa hal terkait testing yang saya dapat lakukan selama di jalan adalah testing kualitas kamera dan kualitas GPS. Untuk kualitas GPS akan saya bahas terlebih dahulu.

Seperti diiklankan oleh pabrikan pembuat android, diklaim androidnya merupakan yang terkuat dalam tracking posisi di darat dengan menggunakan sinyal satelit, sebagian mengatakan terkuat karena paduan sinyal satelit GPS sebagian lagi mengatakan lebih kuat karena adanya tambahan Glonass Sinyal.

Beberapa android yang pernah saya pegang memiliki kualitas penerimaan sinyal GPS yang bagus sekali seperti android jadul Samsung Galaxy Ace seri 1 ( kalau tidak salah seri S8530) saya beli sekitar tahun 2010, memiliki kekuatan sinyal yang bagus, saya sudah berkali kali coba untuk tracking posisi di darat saat lari menggunakan aplikasi Endomondo, bahkan tanpa sinyal internet dan sinyal telepon masih dapat locking posisi dengan tepat di Google Maps.

Beberapa android seri lain yang lebih baru, dengan tambahan bantuan Glonass sinyal malah tidak bisa, saya tidak perlu sebut nama androidnya yang pasti sudah saya lakukan testing dengan sinyal full pun kadang susah untuk locking posisi satelit.

Kali ini saya testing android terbaru, dengan spesifikasi yang belum saya baca, karena memang baru saja saya terima.

Parameter testing antara lain, testing dilakukan diatas kendaraan ( Kijang Innova) yang melaju dengan kecepatan 70-80 KM per jam, jalur Jalan Daendels pesisir Pantai Selatan Jawa Tengah.

GPS dengan sinyal telepon tanpa sinyal data

GPS saja tanpa sinyal telepon ( posisi flight mode, hanya sinyal GPS)

 

Seperti hasil di video yang saya unggah diatas, dengan tanpa sinyal data maka GPS android ini tetap dapat locking posisi dengan baik. kemudian setting saya rubah saya rubah, saya matikan sinyal telepon, sehingga masuk dalam mode flight mode, dan sinyal GPS bisa dinyalakan, tidak beberapa jenis gadget yang tidak bisa menyalakan GPS ketika mode flight mode, dengan setting default seperti ini seperti perkiraan saya memang android ini didesain untuk bisa digunakan GPS-nya tanpa bantuan lokasi dari lokasi bts cellular untuk memperkuat locking posisi.

Bagaimana dengan performa baterai?

Sepanjang saya gunakan dari mulai Prambanan ke arah Wates, lalu sepanjang jalan Pesisir Selatan Jawa Tengah, penggunaan sekitar nonstop 3 jam baterai masih bertahan dari 60 – 30%, Penggunaan baterai tidak full  karna memang bila pada posisi jalan lurus saya sering matikan sinyal data / sinyal telepon ( flight mode) untuk menghemat daya.

Dengan adanya fitur stand alone GPS harusnya gadget ini bisa bertahan lebih lama dalam melayani position reporting dengan GPS dan Google Maps, sebagai informasi tambahan agar reporting menjadi lebih tepat maka perlu dilakukan update Google Maps terlebih dahulu ke versi yang lebih baru.

Anda penasaran dengan nama gadgetnya apa? tunggu posting kami lebih lanjut.

Mudik adalah cara termudah melihat fenomena lapar mata

Mudik adalah cara termudah melihat fenomena lapar matahobilari. Apakah lapar mata itu ? menurut saya pribadi  Lapar Mata adalah kondisi dimana sudah tak lagi memikir harga ketika barang yang dicari, disukai, atau sudah lama ingin dibeli, tapi diurungkan karen satu dua sebab misal.karena harga.

Mudik adalah satu contoh mudah menemukan suatu aktifitas lapar mata, beli brokat, beli kain, beli memory card, beli hard case tablet, tongsis, powerbank, dan bla bla bla…

 

Bukan karena murah, tapi karena seperti ganti harga

Lha piye… harga nya.bukan cuma murah, tapi seperti ganti harga. Istilah ganti harga ini saya sering dengar dari rekan rekan di kota rantau yang mengatakan istilah ganti harga saking murahnya. Wajar saja bila murah lha namanya berada di kota yang menjadi produsen kain kain batik, atau menjadi kota dengan jalur distribusi barang yang lebih singkat dan simple, tentunya membuat harga bisa dijual lebih murah.

 

hasil #ngabuburit di #pusatgrosir #surakarta #beteng

A photo posted by Hobilari (@hobilari) on

Memanfaatkan momen mudik untuk berbelanja.

Bagaimana menjadikan lapar mata sebagai hal yang berguna? Bagi kami bisa menjadikan mudik sebagai sarana untuk berbelanja barang yang telah lama ingin kami beli / stock misalnya kain, dalam setahun mungkin istri bisa membuat baju sendiri beberapa kali, karena memang kami ada mesin jahit dan hobi istri adalah menjahit, sudah tak terhitung berapa baju telah dibuatnya sendiri sejak masih kuliah di Jogja. Momentum mudik selalu jadi aktifitas belanja kain dan lain lain yang menyenangkan, hampir apapun kain yang dimaui istri saya dibelinya, ssuai rencananya nanti akan dibuat menjadi baju. Belanja kain di Solo jauh lebih murah dan lengkap, biasa kami belanja di Pusat Grosir kain di Solo, entah dimana lagi mungkin masih ada yang lebih murah tapi kami sudah lama tidak di Solo jadi tahunya hanya Pusat Grosir di Beteng. Bagi rekan pembaca yang tahu boleh isi comment di bawah.

Saya pun tak ketinggalan untuk mengikuti momen belanja 6 bulanan ini, biasanya yang saya cari tetap terkait komputer, gadget, seperti misalnya memory card, perangkat komputer seperti memory RAM, hardisk, dan termasuk aksesoris tablet yang memang harganya selisih banyak. Selama barang barang tersebut saya perkirakan tidak melebihi  berat bagasi maka saya membelinya, belanja di awal untuk beberapa bulan ke depan adalah salah satu bentuk perencanaan, memang diawal keluar duit lebih besar, namun ke depannya ternyata merupakan penghematan yang lebih besar.

Saya menimbang dan memperkirakan barang dan kualitasnya, memang kadang saya belanja online, namun tentunya kadang belanja online ada keterbatasannya yaitu tidak bisa melihat barangnya secara langsung, nah untuk belanja saat mudik ini kelebihannya adalah bisa langsung melihat barangnya, walaupun mungkin harga barang sama atau lebih mahal sedikit dengan harga barang online, tapi untuk beberapa barang seperti misalnya saya berburu barang second seperti beberapa alat power tools atau perangkat yang sudah diskontinyu sedang saya perlu melakukan repair maka melihat barang secara langsung adalah penting.

Nah benarkan trafik blog meningkat karena artikel wisata

Nah benarkan trafik blog meningkat karena artikel wisata hobilari. Lebaran hari pertama secara umum jalanan terasa lengang dan sepi, perjalanan ke Solo dari Desa saya mudah sekali ditempuh dengan menggunakan motor, jarak 10 KM hanya dalam beberapa menit saja, karena memang jalanan lurus dan sepi.

Menginjak hari kedua lebaran mulai terasa kepadatan jalanan karena warga lokal yang biasa melakukan silaturahmi dalam / luar kota. Ini mulai menimbulkan kemacetan tersendiri terutama karena beberapa pasar / toko terutama toko mainan di pinggir jalan ternyata jadi serbuan anak anak yang akan membelanjakan uang hasil salam tempel untuk beli mainan, ya ini persis jaman kecil saya dululah, kalau dapat uang dari simbah-simbah, budhe pakdhe, dll biasalah memutar otak mau beli mainan apa.

Hari ketiga mulai dipadati mobil luar kota dengan carrier barang di bagian atas, menunjukkan sebagian dari mereka berangkat ke kota rantau lagi lebih awal, mungkin mengantisipasi kemacetan dengan berangkat merantau lebih awal. Namun kalau semua berfikiran begitu bisa saja juga macet lebih awal.

Pada hari ketiga ini saya sempat kunjungan ke beberapa orang antara lain eks asisten rumah tangga yang sekarang tak lagi ikut kami, sudah sejak 4 tahun tak lagi ikut kami setelah sebelumnya sempat ikut selama 4 tahun juga, Namun tak sempat ketemu keluarganya karena mereka sedang liburan ke Waduk Gajah Mungkur. Di lain waktu saya ketemu pula dengan saudara yang abis menerima carter pengantaran serombongan keluarga ke Objek Wisata di Daerah Nguter Sukoharjo, saya kurang tahu nama objek wisatanya, sepertinya berupa objek wisata air, seperti pemandian. Sekilas saya pernah lihat di Instagram tentang objek wisata ini, di sekelilingnya adalah pegunungan batu hampir mirip seperti pegunungan Batu Dinding Samboja Kalimantan Timur.

Dari hal ini membuktikan memang pada sekitar H+3 setelah lebaran, setelah masyarakat bersilaturahmi dalam keluarga dekat, lalu hari kedua bersilaturahmi antar kota, dan biasanya pada hari ketiga diisi dengan liburan bersama, dan objek wisata menjadi pilihan paling tepat. Bisa jadi karena ingin melepas kenangan yang pernah ada di objek wisata tersebut. Saya dan Istri pun sama kemarin sempat berfikir mau ke Objek Wisata Taman Satwataru Jurug, karena dulu semasa kami masih culun pengen juga bisa main ke sana tapi tak kesampaian, kedua juga pengen mengenalkan satwa dan fauna yang ada ke anak kami yang selama ini belum pernah ke kebun binatang karena memang di Kota Balikpapan tidak ada kebun binatang, hanya ada Objek wisata alam dan bila ada binatangnya hanya rusa, gajah, beruang, buaya, dan beberapa reptile serta burung.

OTW Solo – Jogja – Solo

A photo posted by Hobilari (@hobilari) on

Hal lain yang saya dapati adalah tingginya trafik kunjungan ke Objek Wisata Budaya seperti di Candi Prambanan, karena sempat saya naik motor perjalanan ke Jogja, karena mengejar pesawat jam 15.00 sedang saya sedang dalam posisi di Solo pada pukul 11.00 estimasi perjalanan dengan kereta hanya 1 jam, Namun karena tiket kereta Prameks sudah habis ya tak ada pilihan lain karena naik taksi pun tidak menjamin bisa sampai di Jogja pukul 14.00 dan melakukan checkin dengan lancar. Tak ada kata lain selain memacu scumatic 125 cc menuju Jogja. Dengan hanya berbekal kaos plus hoodie tipis, sedang istri tak sempat bawa jaket karena setting perjalanan hanya dalam kota, maka bulatlah niat kami untuk segera menuju memacu scumatic membelah padatnya jalanan Kota Solo.

trafik-blog-meningkat-karena-posting-artikel-berkualitas

Hari ini, Senin hari pertama masuk kerja saya sudah siap di depan komputer, setelah pemanasan dengan membaca report market, saya sempatkan lihat dashboard wordpress dan saya dapati traffic blog meningkat sangat tajam pada hari ketiga, dan seperti yang sudah saya sampaikan bahwa mostly peningkatan ini karena artikel terkait lebaran dan liburan. Pada hari ketiga didominasi artikel tentang objek wisata, harga tiket masuk, fasilitas objek wisata, dan hal terkait liburan. Ini sekaligus sebagai ilmu buat blogger tentang pentingnya posting artikel yang setema dengan event yang sedang berlaku.

Harga tiket Prameks Yogya Solo

Harga tiket Prameks Yogja SoloHobilari.Com. Sejujurnya ini baru pertama kali hobilari menggunakan moda transportasi kereta api untuk mudik ke kampung halaman di Solo. Sebelumnya selalu menggunakan jasa transportasi taksi yang menjemput dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Solo dengan jarak tempuh sekitas 70 KM.

Alternatif transportasi yang cepat dan murah selama mudik lebaran.

Dipilihnya kereta api Prameks sebagai moda transportasi saat menuju Kota Solo sebenarnya adalah Plan B, sedang Plan A adalah perjalanan ke Solo ditempuh dengan menggunakan armada Taksi dari Kota Solo yang sudah merupakan langganan, kenapa demikian, karena hobilari sudah memiliki langganan taksi dengan pelayanan yang bagus dan harga yang reasonable. Kenapa menggunakan jasa transportasi taksi untuk menuju ke Kota Solo, ini lebih karena alasan banyaknya barang yang dibawa, dengan personel 3 orang, dan barang bawaan antara lain satu koper besar dengan berat 27 kg, satu koper kecil dengan berat 10 kg, dua tas punggung dengan berat 7 kg dan 10kg, serta satu kardus oleh oleh yang sebenarnya ringan tapi memakan tempat, itupun masih ditambah dengan tiga box makanan yang didapat dari Maskapai Penerbangan Garuda yang kami gunakan, kami memang simpan karena kami bertiga tetap menjalankan Ibadah Puasa saat mudik ke kampung halaman. Tak terbayang sebenarnya saat harus menggunakan Plan B yaitu menggunakan kereta api, karena bayangan saya tentu akan sangat repot bila kereta penuh sesak

Namun the show must go on, tidak ada keraguan ketika saya melangkahkan ke peron kereta api di Stasiun Maguwo yang persis berada di samping kiri pintu keluar menuju parkir mobil di Bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Setalah bertanya pada penjaga loket, diinfokan bahwa kereta datang jam 14.10 waktu itu menunjukkan pukul 14.03, segeralah saya suruh semua personel ( istri dan anak ) untuk segera merapat ke dalam stasiun Maguwo. Sekilas dari pengamatan kondisi stasiun tidak terlalu ramai, pun sama dengan yang saya dengar dari calon penumpang kiri kanan saya yang sedang menunggu kereta, mereka mengatakan kondisi antrian terbilang wajar.

Menunggu kereta di Stasiun Maguwo

Sekitar 10 menit menunggu di halte seberang loket tiket, kereta api Prameks akhirnya datang, segeralah kami merangsek maju masuk ke gerbong, di dalamnya tidak seberapa penuh, bahkan masih ada beberapa kursi kosong, mungkin orang dari Jogja sudah pada mudik, atau juga karena kereta ini kan tiap jam ada jadi tidak terjadi penumpukan penumpang. Ya memang kami tidak dapat tempat duduk, maklum saja karena memang kondisi lebaran, dan jarak tempuh yang hanya 1 jam bagi kami tidak masalah kalau harus berdiri.

Perjalanan dari Stasiun Maguwo ke Stasiun Balapan.

Beberapa saat setelah kereta berangkat segeralah kereta melalui pemukiman penduduk, kebun, sawah, dan perumahan di sekitar rel kereta api menuju Kota Solo. Beruntunglah kami kereta Prameks ini dilengkapi AC yang dingin, jadi kondisi ini membuat badan kami tidak terlalu payah kepanasan.

 

Berbagi tempat duduk di Kereta Api Prameks

Ketika kereta berjalan sudah sekitar 10 menit, anak mulai mungkin merasa capek, segeralah saya tawarkan untuk duduk di koper kecil yang saya sandarkan ke kaki, jadi beban saya adalah menjaga koper besar, koper kecil yang diduduki anak saya dengan berat sekitar 32kg. Tak berapa lama sebelum menuju Stasiun Klaten ada bapak yang berbaik hati memberikan tempat duduk yang dapat digunakan untuk istri dan anak saya. Bangku tempat duduk yang cukup lebar bisa digunakan untuk bertiga.

Selepas melewati Stasiun Klaten segera kereta melaju menuju Kota Solo, melewati beberapa daerah yang tidak asing bagi saya, karena selama kuliah juga sering melewati daerah ini, sejenak angan melayang pada masa lalu, maaf sedikit baper.

Kecepatan kereta sebenarnya sedang saja, namun karena yang namanya kereta itu melaju terus maka dengan speed 60-70 KM/jam maka secara teori dalam satu jam akan mampun menempuh jarak 60-70 KM.

Perjalanan yang singkat, ini sekaligus untuk tujuan memperkaya pengetahuan untuk anak kami karena selama ini baru sekali menggunakan moda transportasi Kereta Eksekutif dari Jakarta ke Cilacap ( KA Purwojaya).

Harga tiket kereta api Prameks Jogja Solo.

Hampir saja terlupa membahas tentang harga tiket, ternyata sangat terjangkau, dengan hanya Rp. 8000 per orang dapat menikmati perjalanan Jogja Solo, dari Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo ( Bandara), melewati Stasiun Klaten, lalu menuju Stasiun Purwosari dan berakhir di Stasiun Solo Balapan. Kereta telah dilengkapi dengan AC, dengan jarak antar tempat duduk yang cukup lebar, dengan posisi duduk berhadapan, ada juga fasilitas rak untuk meyimpan tas atau barang bawaan di bagian atas. Jarak tempuh yang singkat ke Kota Solo menjadikan kereta ini bisa jadi pilihan anda yang ingin bepergian ke / dari Jogja – Solo. Dengan Jadwal pemberangkatan setiap jam tentu akan sangat memudahkan bagi commuter antar kota Jogja Solo untuk melakukan perjalanan pergi dan pulang.

 

 

 

Trafik blog selama libur lebaran

Trafik blog selama libur lebaran – Hobilari.Com. Trafik blog selama liburan dari dulu sudah dapat dipastikan kondisinya, yaitu mengalami penurunan trafik selama liburan. Ini wajar dan bukan satu hal yang perlu ditakutkan.

Trafik menurun karena berubahnya aktifitas orang selama lebaran.

Selama liburan lebaran tentu aktifitas berubah, yang awalnya beraktifitas normal bekerja, dan lain lain, maka praktis saat lebaran perhatian, waktu, tenaga, biaya dan lain lain tercurah sepenuhnya untuk silaturahmi selama lebaran.

Dari hasil pantauan dashboard wordpress, pada hari H lebaran terjadi penurunan dibawah rerata trafik 6 bulan, pada H+1 juga mengalami penurunan yang sama walaupun tidak separah pada hari lebaran pertama, namun anehnya pada hari H+2 justru terjadi lonjakan trafik diatas trafik selama seminggu.

mengatasi-penurunan-trafik-blog-selama-libur-lebaran

Cara mengatasi penurunan trafik blog selama liburan.

Cara merekayasa trafik dalam arti merekayasa agar trafik tetap tinggi selama liburan adalah tetap menyajikan artikel segar yang banyak dicari pengunjung blog sesuai tema lebaran, bahasan bahasan yang banyak dicari adalah objek wisata lokal, harga tiket masuk objek wisata, pusat oleh-oleh, tempat wisata kuliner terkenal di suatu daerah, dan lain lainnya.

Jadi bila anda menginginkan trafik tetap tinggi selama liburan maka anda harus mengikuti even yang sedang berlaku, artinya harus keep update informasi di blog sesuai tema yang banyak dicari orang. Tentunya anda kan juga tidak mau direpotin dengan urusan blogging dan update content selama liburan, maka dapat digunakan shceduled post atau dapat pula posting by e-mail sehingga dimanapun anda tetap dapat menyajikan informasi terbaru untuk pembaca setia blog. anda.